oleh Teguh Supriyadi pada 20 Oktober 2010 jam 0:49 di Face Book
PATUTKAH
KITA BERPALING DARI ORANG2 YG MEMINTA2
PADAHAL ORANG MULIA ADALAH ORANG YG TANGANNYA SELALU DIATAS
PADAHAL DIDALAM HARTA KITA ADA HAQ ORANG LAIN
PADAHAL SATU SODAQOH DIGANJAR 700 KALI
PATUTKAH
KITA MENYOMBONGKAN DIRI KARENA KEDUDUKAN YG KITA DAPATKAN
PADAHAL KEDUDUKAN ITU AMANAH DAN SEMENTARA
DIBALIKNYA BERJUTA TANGGUNGJAWAB MENUNGGU
DAN KAPANPUN MANDAT ITU DAPAT DICABUT
PATUTKAH
KITA MERASA SELALU HEBAT DAN MENANGAN DIDEPAN SUAMI/ISTRI DAN ANAK KITA
PADAHAL APABILA KITA ADA KESULITAN , DIALAH YG SELALU MEMBANTU KITA
DIALAH YG SELALU MENDOAKAN KITA SETIAP KITA BERJUANG MENCARI NAFKAH
PATUTKAH
KITA MERASA JUMAWA KARENA HARTA KEKAYAAN YG KITA MILIKI
PADAHAL HARTA ITU BARANG TITIPAN SEMENTARA DAN KELAK AKAN DITANYA
KAPAN SAJA SANG PEMILIK MAU MENGAMBILNYA AMAT SANGAT BISA
PATUTKAH
KITA PELIT ILMU DAN SOMBONG KARENA KEPANDAIAN DAN KEPIAWAIN KITA
PADAHAL KEPANDAIAN ITU KELAK AKAN DITANYA
KEPANDAIAN AKAN BERARTI BILA TELAH DIAMALKAN
PATUTKAH
KITA PAMER AKAN AMAL2 KITA
PADAHAL PONDASI AMAL ADALAH IMAN DAN IKHLAS
DAN RIYA ITU MEMBUAT AMAL MENJADI SIA SIA
PATUTKAH
KITA MASIH TDK INGIN SUJUD DAN BERSYUKUR KEPADA-NYA
PADAHAL BETAPA BERBAGAI KENIKAMATAN TELAH KITA DAPATKAN
YANG KITA MINTA DAN TDK KITA MINTA , DIA SELALU MEMBERI
KETAHUILAH ALAM SEMESTA INI DICIPTAKAN UNTUK MANUSIA
Sumber Inspirasi :
Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.(QS.Luqman,31:18)
Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung.(QS. Al_Israa, 17: 37)
Bahwa janganlah kamu sekalian berlaku sombong terhadapku dan datanglah kepadaku sebagai orang-orang berserah diri".(QS. An-Naml,27:31)
Sesungguhnya Allah membenci orang yang berhati kasar (kejam dan keras), sombong, angkuh, bersuara keras di pasar-pasar (tempat umum) pada malam hari serupa bangkai dan pada siang hari serupa keledai, mengetahui urusan-urusan dunia tetapi jahil (bodoh dan tidak mengetahui) urusan akhirat. (HR. Ahmad)
Kelak akan menimpa umatku penyakit umat-umat terdahulu yaitu penyakit sombong, kufur nikmat dan lupa daratan dalam memperoleh kenikmatan. Mereka berlomba mengumpulkan harta dan bermegah-megahan dengan harta. Mereka terjerumus dalam jurang kesenangan dunia, saling bermusuhan dan saling iri, dengki, dan dendam sehingga mereka melakukan kezaliman (melampaui batas). (HR. Al Hakim)
Nabi berkata bahwa orang yang sombong meski hanya sedikit saja niscaya tidak akan masuk surga:
Dari Ibn Mas’ud, dari Rasulullah Saw, beliau bersabda: “Tidak akan masuk sorga, seseorang yang di dalam hatinya ada sebijih atom dari sifat sombong”. Seorang sahabat bertanya kepada Nabi Saw: “Sesungguhnya seseorang menyukai kalau pakainnya itu indah atau sandalnya juga baik”. Rasulullah Saw bersabda: “Sesungguhnya Allah Swt adalah Maha Indah dan menyukai keindahan. Sifat sombong adalah mengabaikan kebenaran dan memandang rendah manusia yang lain” [HR Muslim]
Nabi juga berkata bahwa orang yang sombong niscaya akan disiksa oleh Allah di akhirat nanti:
Dari al-Aghar dari Abu Hurarirah dan Abu Sa’id, Rasulullah Saw bersabda: “Allah Swt berfirman; Kemuliaan adalah pakaian-Ku, sedangkan sombong adalah selendang-Ku. Barang siapa yang melepaskan keduanya dari-Ku, maka Aku akan menyiksanya”. [HR Muslim]
(Dikatakan kepada mereka): “Masuklah kamu ke pintu-pintu neraka Jahannam, sedang kamu kekal di dalamnya. Maka itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang sombong .” [Al Mu’min:76]
Abi Salamah meriwayatkan bahwa Abdullah bin Amr bertemu dengan Ibn Umar di Marwah. Keduanya kemudian turun dan berbicara satu sama lain. Selanjutnya Abdullah bin Amr berlalu dan Ibn Umar duduk sambil menangis tersedu-sedu. Ketika ditanya tentang apa yang membuatnya menangis, beliau menjawab: “Laki-laki ini (yakni Abdullah bin Amr) telah mengaku bahwa dia mendengar Rasulullah Saw bersabda: “Barang siapa yang di dalam hatinya ada sebijih atom dari sifat sombong, maka Allah Swt akan menimpakan api neraka ke arah wajahnya” Baihaqi
Nabi berkata bahwa orang yang sombong meski hanya sedikit saja niscaya tidak akan masuk surga:
Dari Ibn Mas’ud, dari Rasulullah Saw, beliau bersabda: “Tidak akan masuk sorga, seseorang yang di dalam hatinya ada sebijih atom dari sifat sombong”. Seorang sahabat bertanya kepada Nabi Saw: “Sesungguhnya seseorang menyukai kalau pakainnya itu indah atau sandalnya juga baik”. Rasulullah Saw bersabda: “Sesungguhnya Allah Swt adalah Maha Indah dan menyukai keindahan. Sifat sombong adalah mengabaikan kebenaran dan memandang rendah manusia yang lain” [HR Muslim]
Nabi juga berkata bahwa orang yang sombong niscaya akan disiksa oleh Allah di akhirat nanti:
Dari al-Aghar dari Abu Hurarirah dan Abu Sa’id, Rasulullah Saw bersabda: “Allah Swt berfirman; Kemuliaan adalah pakaian-Ku, sedangkan sombong adalah selendang-Ku. Barang siapa yang melepaskan keduanya dari-Ku, maka Aku akan menyiksanya”. [HR Muslim]
(Dikatakan kepada mereka): “Masuklah kamu ke pintu-pintu neraka Jahannam, sedang kamu kekal di dalamnya. Maka itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang sombong .” [Al Mu’min:76]
Abi Salamah meriwayatkan bahwa Abdullah bin Amr bertemu dengan Ibn Umar di Marwah. Keduanya kemudian turun dan berbicara satu sama lain. Selanjutnya Abdullah bin Amr berlalu dan Ibn Umar duduk sambil menangis tersedu-sedu. Ketika ditanya tentang apa yang membuatnya menangis, beliau menjawab: “Laki-laki ini (yakni Abdullah bin Amr) telah mengaku bahwa dia mendengar Rasulullah Saw bersabda: “Barang siapa yang di dalam hatinya ada sebijih atom dari sifat sombong, maka Allah Swt akan menimpakan api neraka ke arah wajahnya” Baihaqi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar