Jumat, 17 Desember 2010

PATUTKAH

 

oleh Teguh Supriyadi pada 20 Oktober 2010 jam 0:49 di Face Book

PATUTKAH
KITA BERPALING DARI ORANG2 YG MEMINTA2
PADAHAL ORANG MULIA ADALAH ORANG YG TANGANNYA SELALU DIATAS
PADAHAL DIDALAM HARTA KITA ADA HAQ ORANG LAIN
PADAHAL SATU SODAQOH DIGANJAR 700 KALI

PATUTKAH
KITA MENYOMBONGKAN DIRI KARENA KEDUDUKAN  YG KITA DAPATKAN
PADAHAL KEDUDUKAN ITU AMANAH DAN SEMENTARA
DIBALIKNYA BERJUTA TANGGUNGJAWAB MENUNGGU
DAN KAPANPUN MANDAT ITU DAPAT DICABUT

PATUTKAH
KITA MERASA SELALU HEBAT DAN MENANGAN DIDEPAN SUAMI/ISTRI DAN ANAK KITA
PADAHAL APABILA KITA ADA KESULITAN , DIALAH YG SELALU MEMBANTU KITA
DIALAH YG SELALU MENDOAKAN KITA SETIAP KITA BERJUANG MENCARI NAFKAH

PATUTKAH
KITA MERASA JUMAWA KARENA HARTA KEKAYAAN YG KITA MILIKI
PADAHAL HARTA ITU BARANG  TITIPAN SEMENTARA DAN KELAK AKAN DITANYA
KAPAN SAJA SANG PEMILIK MAU MENGAMBILNYA AMAT SANGAT BISA

PATUTKAH
KITA PELIT ILMU DAN SOMBONG KARENA KEPANDAIAN DAN KEPIAWAIN KITA
PADAHAL KEPANDAIAN ITU KELAK AKAN DITANYA
KEPANDAIAN AKAN BERARTI BILA TELAH DIAMALKAN

PATUTKAH
KITA PAMER AKAN AMAL2 KITA
PADAHAL PONDASI AMAL ADALAH IMAN DAN IKHLAS
DAN RIYA ITU MEMBUAT AMAL MENJADI SIA SIA

PATUTKAH
KITA MASIH TDK INGIN SUJUD DAN BERSYUKUR KEPADA-NYA
PADAHAL BETAPA BERBAGAI KENIKAMATAN TELAH KITA DAPATKAN
YANG KITA MINTA DAN TDK KITA MINTA , DIA SELALU MEMBERI
KETAHUILAH ALAM SEMESTA INI DICIPTAKAN UNTUK MANUSIA

Sumber Inspirasi :
Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.(QS.Luqman,31:18)
 Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung.(QS. Al_Israa, 17: 37)
 Bahwa janganlah kamu sekalian berlaku sombong terhadapku dan datanglah kepadaku sebagai orang-orang berserah diri".(QS. An-Naml,27:31)
 Sesungguhnya Allah membenci orang yang berhati kasar (kejam dan keras), sombong, angkuh, bersuara keras di pasar-pasar (tempat umum) pada malam hari serupa bangkai dan pada siang hari serupa keledai, mengetahui urusan-urusan dunia tetapi jahil (bodoh dan tidak mengetahui) urusan akhirat. (HR. Ahmad)
 Kelak akan menimpa umatku penyakit umat-umat terdahulu yaitu penyakit sombong, kufur nikmat dan lupa daratan dalam memperoleh kenikmatan. Mereka berlomba mengumpulkan harta dan bermegah-megahan dengan harta. Mereka terjerumus dalam jurang kesenangan dunia, saling bermusuhan dan saling iri, dengki, dan dendam sehingga mereka melakukan kezaliman (melampaui batas). (HR. Al Hakim)

Nabi berkata bahwa orang yang sombong meski hanya sedikit saja niscaya tidak akan masuk surga:
Dari Ibn Mas’ud, dari Rasulullah Saw, beliau bersabda: “Tidak akan masuk sorga, seseorang yang di dalam hatinya ada sebijih atom dari sifat sombong”. Seorang sahabat bertanya kepada Nabi Saw: “Sesungguhnya seseorang menyukai kalau pakainnya itu indah atau sandalnya juga baik”. Rasulullah Saw bersabda: “Sesungguhnya Allah Swt adalah Maha Indah dan menyukai keindahan. Sifat sombong adalah mengabaikan kebenaran dan memandang rendah manusia yang lain” [HR Muslim]

Nabi juga berkata bahwa orang yang sombong niscaya akan disiksa oleh Allah di akhirat nanti:
Dari al-Aghar dari Abu Hurarirah dan Abu Sa’id, Rasulullah Saw bersabda: “Allah Swt berfirman; Kemuliaan adalah pakaian-Ku, sedangkan sombong adalah selendang-Ku. Barang siapa yang melepaskan keduanya dari-Ku, maka Aku akan menyiksanya”. [HR Muslim]

(Dikatakan kepada mereka): “Masuklah kamu ke pintu-pintu neraka Jahannam, sedang kamu kekal di dalamnya. Maka itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang sombong .” [Al Mu’min:76]

Abi Salamah meriwayatkan bahwa Abdullah bin Amr bertemu dengan Ibn Umar di Marwah. Keduanya kemudian turun dan berbicara satu sama lain. Selanjutnya Abdullah bin Amr berlalu dan Ibn Umar duduk sambil menangis tersedu-sedu. Ketika ditanya tentang apa yang membuatnya menangis, beliau menjawab: “Laki-laki ini (yakni Abdullah bin Amr) telah mengaku bahwa dia mendengar Rasulullah Saw bersabda: “Barang siapa yang di dalam hatinya ada sebijih atom dari sifat sombong, maka Allah Swt akan menimpakan api neraka ke arah wajahnya” Baihaqi

Jumat, 10 Desember 2010

HIDUP DAMAI ADALAH SALING BERBAGI TAK HENTI-HENTI

Saudaraku, 
kalau langit memberikan Hujannya, 
kalau Matahari memberikan Cahayanya, 
Pepohonan memberikan bunga , buah, kayu dan akarnya, 
Laut memberikan Ikan, rumput, dan mutiaranya
Tanah memberikan tambangnya (emas, perak, dll) dan ruang untuk istirahat panjang manusia,
Gunung-gunung memberikan batu dan semennya, 
Udara memberikan ruang untuk bernafas
Sapi memberikan susunya,
Lebah memberikan madunya,

Ternyata seluruh Alam Semesta ini adalah Memberi dan Berbagi tiada henti, 
akankan kita berdiam diri tidak memberikan apa-apa ?
Ketika disekeliling kita banyak orang yg membutuhkan,
Ketika kerabat kita masih hidup serba kekurangan,
Ketika anak2 yatim bertambah karena kehilangan orang tuanya,

semiskin apakah kita ? 
sebokek apakah kantong kita ?
Haruskah menunggu cukup?
Haruskah menunggu kaya?
Haruskah menunggu sukses?

Sebab kita tidak akan pernah tau batas umur kita.

Sumber inspirasi : 
 
Biarlah manusia saling memberi rezeki kepada yang lainnya. (HR. Al-Baihaqi)
Adapun bila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rezekinya maka dia berkata: "Tuhanku menghinakanku".
Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya kamu tidak memuliakan anak yatim,
dan kamu tidak saling mengajak memberi makan orang miskin,
dan kamu memakan harta pusaka dengan cara mencampur baurkan (yang halal dan yang batil),
dan kamu mencintai harta benda dengan kecintaan yang berlebihan. (QS. Al-Fajr, 89: 16-20)
Dan adapun orang-orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup, serta mendustakan pahala yang terbaik, maka kelak Kami akan menyiapkan baginya (jalan) yang sukar. Dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila ia telah binasa.(QS. Al-Lail, 92: 8-11)

Kamis, 09 Desember 2010

DEMI WAKTU, SESUNGGUHNYA MANUSIA DALAM KERUGIAN (BERMUHASABAHLAH)

oleh Teguh Supriyadi pada 10 Desember 2010 jam 7:28
 
DEMI WAKTU, SESUNGGUHNYA MANUSIA DALAM KERUGIAN
SAAT WAKTU BERGERAK SAAT ITU LAH SEMUA NYA BERUBAH
SEMAKIN JAUH WAKTU BERGERAK SEMAKIN BANYAK PERUBAHAN TERJADI
DIRI KITA YANG DULU BAYI, MASYA ALLOH SEKARANG SUDAH HAMPIR RENTA
WARNA RAMBUT KITA SUDAH BERWARNA DUA
PENDENGARAN, UCAPAN  DAN PENGLIHATAN KITA SUDAH REMANG2
RAUT WAJAH DAN KULIT BADAN  KITA SUDAH TIDAK SEGAR DAN KENYAL
DAYA INGAT , ANALISIS DAN SINTESA MULAI  TIDAK AKURAT
JALAN DAN LARI KITA SUDAH TIDAK SECEPAT KILAT
DAN WAKTUPUN TETAP BERGERAK MAJU
TAK PEDULI PERUBAHAN YANG MENGIRINGINYA

DEMI WAKTU, SESUNGGUHNYA MANUSIA DALAM KERUGIAN
SEMUA YANG HIDUP AKAN MENEMUI AJALNYA
SEMUA CIPTAAN AKHIRNYA KEMBALI KEPADA-NYA
SUDAH BERJUTA NYAWA TERKUBUR DAN TAK KEMBALI DI DUNIA NYATA
SUDAH BERJUTA BANGUNAN DAN MATETRI , LAPUK DAN AKHIRNYA LEBUR
SUDAH BERJUTA ORANG SOLEH YANG TERKUBUR MENANTI DI ALAM BARZAH
SUDAH BERJUTA ORANG KUFUR YANG TAK BERDAYA MENEMUI AZABNYA
BISAKAH KITA MENGELAKNYA.

DEMI WAKTU, SESUNGGUHNYA MANUSIA DALAM KERUGIAN
APAKAH KAMU KAFIR ATAU BERIMAN
WAKTU TETAP BERGERAK MAJU
DAN TAK AKAN MUNDUR WALAUPUN SEDETIK
DIA AKAN MENUJU PADA SUATU WAKTU YANG MAHA DAHSYAT
WAKTU DIMANA LANGIT TERBELAH, BUMI MEMUNTAHKAN SELURUH ISINYA
WAKTU DIMANA MANUSIA TIDAK BISA SALING MENOLONG WALAUPUN KERABAT
WAKTU DIMANA MASING2 DIRI DITANYA  DAN TAK BISA MENGELAK

DEMI WAKTU, SESUNGGUHNYA MANUSIA DALAM KERUGIAN
"63 TAHUN"  ITU TERAMAT SEDIKIT  UNTUK MENJADI KAFIR,
UNTUK MEMUASKAN SEGALA NAFSU YG KITA MAU
UNTUK BEBAS MENENTANG HUKUM2 DAN PETUNJUK-NYA
BANDINGKAN BERAPA LAMA KAMU TERJEPIT SENDIRI MENANTI DI LIANG LAHAT YG PENUH SIKSA
SAMPAI TIBANYA MASA BERBANGKIT
BANDINGKAN BERAPA LAMA KAMU DINERAKA KARENA SELAMA HIDUPMU KAFIR
BERAPA LAMA KAMU DISIKSA BERULANG2 TAK HENTI2, TIDAK MATI DAN TIDAK HIDUP
BERAPA LAMA KAMU AKAN TERSIKSA DALAM API YANG MENYALA2
JELAS TAK TERHINGGA

DEMI WAKTU, SESUNGGUHNYA MANUSIA DALAM KERUGIAN
KECUALI KALAU SELAMA HIDUPMU KAMU BERIMAN
KECUALI  KALAU SELAMA HIDUPMU KAMU SELALU BERAMAL SOLEH
KECUALI KALAU SELAMA HIDUPMU KAMU SALING MENGINGATKAN
DALAM KEBENARAN DAN KESABARAN
TA'ATMU, IBADAHMU, IKHLASMU, SABARMU,SYUKURMU HANYA "63 TAHUN"
TAPI NIKMATMU KELAK , BERJUTA TAHUN , BAHKAN TAK TERHINGGA...!!!

MAKA BERHISABLAH SEBELUM KELAK KAMU DIHISAB
BERTOBATLAH DAN BERUBAHLAH SESEGERA MUNGKIN
BUATLAH SEBANYAK2 AMALMU YG KAMU MAMPU
SEBELUM NYAWA INI SAMPAI DI KERONGKONGAN
 SEMOGA...!!! Amin..!

SELAMAT MEMASUKI TAHUN BARU ISLAM 1432 HIJRAH..!